perkembangan pesat dari seluruh aspek terjadi di setiap sudut-sudut dunia. mulai dari teknologi, ilmu pengetahuan, fashion dan lain-lain yang pada akhirnya mempengaruhi gaya hidup. kemajuan teknologi yang signifikan memberikan efek positif yang sangat besar, dalam hal ini memudahkan pergerakan bagi si empunya. misalnya, kemajuan teknologi dalam dunia komunikasi, handphone. handphone sekarang telah memiliki macam-macam Operation System seperti windows, android dan lain-lain yang sengaja dibuat sedemikian rupa untuk memudahkan bahkan memanjakan pemiliknya. "manja" yang dimaksudkan disini adalah membiarkan pemilik menikmati dunia dengan genggaman dan penuh kemalasan. Artinya, dengan posisi sedang di atas tempat tidur saja seseorang akan mendapatkan pengetahuan, berita ataupun info tanpa harus bersusah payah mencarinya lagi. dampak positif yang sejalan dengan dampak negatif.
dari satu macam perkembangan saja tentu sudah dapat kita temukan perbedaan dampak-dampaknya. perkembangan ini ujung-ujungnya akan memberikan pengaruh yang besar pada gaya hidup seseorang. salah satu contoh yang disebutkan di atas adalah kemalasan. dari malas, kita dapat memberikan jawaban kenapa tubuh seseorang tampak kelebihan bobot (kecuali keturunan). banyak yang berkeluh kesah karena ukuran tubuhnya yang tiba-tiba bertambah, padahal siapa suruh malas? faktor teknologi juga membuat seseorang menjadi penjiplak, bukan lagi pencontek. misalnya dalam hal fashion, kuliner bahkan kebiasaan yang pada akhirnya memblurkan karakter asli. dalam hal fashion, seseorang akan cenderung menggunakan barang-barang yang dipamerkan oleh idolanya. padahal sudah pasti kah idolanya tersebut pantas ditiru? kita cenderung meng-korea kan Indonesia, ketimbang meng Indonesia kan Korea. sudah sadarkah? mulai dari cara berpakaian yang dulu kita masih cenderung sopan, sekarang? serasa musim panas sepanjang tahun! dan asap-asap tidak ragu lagi keluar dari bibir-bibir mungil kaum hawa.
berfikirlah kalian yang (katanya) masih menyuarakan Pancasila!
Rabu, 03 Juli 2013
Senin, 01 Juli 2013
CINTA ?
memasuki usia remaja, seseorang akan diperkenalkan dengan istilah pubertas, dimana pada masa itu seseorang akan merasakan yang namanya suka terhadap lawan jenis, mulai mencari jati diri dan mulai memiliki padangan ke depan. lebih tepatnya sudah akil baligh.
nah, dalam masa-masa itu seseorang akan mulai dapat jatuh cinta dan... pacaran. usia remaja sering dikaitkan dengan cinta monyet. Cinta monyet diistilahkan karena cinta yang datang karena keisengan saja, misalnya suka sama lawan jenis karena dia kece, tajir, cakep, pinter atau hal lain. tapi sampe sekarang juga gue belum tau kenapa harus monyet yang jadi aplikasinya. hahaha
beranjak dewasa, seseorang akan mulai mengetahui jati dirinya dan tidak menutup kemungkinan mereka sudah bisa menentukan jalan hidupnya. Hal ini dapat diartikan karena proses yang mereka lalui membuat pola pikir sudah stabil dan tidak mudah dipengaruhi orang lain, sehingga kadang-kadang seseorang sudah bisa menguasai keadaan dirinya sendiri, bisa diartikan mandiri.
usia-usia matang membuat seseorang berfikir tentang jodoh. banyak orang mengartikan mencari jodoh haruslah dengan proses yang panjang. mulai dari koleksi, seleksi hingga resepsi. mulai dari kenalan, pedekate-an, jadian sampe nikahan. istilahnya pacaran. tapi apa mungkin pacar kita yang sekarang bakal jadi pasangan halal kita nantinya? :)
Jodoh kita sudah ditetapkan Allah dalam catatan Nya. tinggal lagi kita memantaskan diri bila ingin dapatkan yang hakiki. mau beli barang eksklusif, harus siapin duit banyak. mau dapet jodoh yang keren, harus dengan kesiapan amal yang memadai. nikah kan penyempurna ibadah, ibaratnya dalam level 1-10, kamu harus melewati 1 sampai 9 dulu, baru dapat menuju level 10, iya kan?
artinya, dalam level-level kehidupan hendaknya kita naik dengan tangga yang jelas, sehingga tidak mudah amblas.
Kembalikan semua pada Allah, kita hanya pengusaha, orang yang berusaha.
semoga kita tidak mengukir cinta melalui dosa :)
nah, dalam masa-masa itu seseorang akan mulai dapat jatuh cinta dan... pacaran. usia remaja sering dikaitkan dengan cinta monyet. Cinta monyet diistilahkan karena cinta yang datang karena keisengan saja, misalnya suka sama lawan jenis karena dia kece, tajir, cakep, pinter atau hal lain. tapi sampe sekarang juga gue belum tau kenapa harus monyet yang jadi aplikasinya. hahaha
beranjak dewasa, seseorang akan mulai mengetahui jati dirinya dan tidak menutup kemungkinan mereka sudah bisa menentukan jalan hidupnya. Hal ini dapat diartikan karena proses yang mereka lalui membuat pola pikir sudah stabil dan tidak mudah dipengaruhi orang lain, sehingga kadang-kadang seseorang sudah bisa menguasai keadaan dirinya sendiri, bisa diartikan mandiri.
usia-usia matang membuat seseorang berfikir tentang jodoh. banyak orang mengartikan mencari jodoh haruslah dengan proses yang panjang. mulai dari koleksi, seleksi hingga resepsi. mulai dari kenalan, pedekate-an, jadian sampe nikahan. istilahnya pacaran. tapi apa mungkin pacar kita yang sekarang bakal jadi pasangan halal kita nantinya? :)
Jodoh kita sudah ditetapkan Allah dalam catatan Nya. tinggal lagi kita memantaskan diri bila ingin dapatkan yang hakiki. mau beli barang eksklusif, harus siapin duit banyak. mau dapet jodoh yang keren, harus dengan kesiapan amal yang memadai. nikah kan penyempurna ibadah, ibaratnya dalam level 1-10, kamu harus melewati 1 sampai 9 dulu, baru dapat menuju level 10, iya kan?
artinya, dalam level-level kehidupan hendaknya kita naik dengan tangga yang jelas, sehingga tidak mudah amblas.
Kembalikan semua pada Allah, kita hanya pengusaha, orang yang berusaha.
semoga kita tidak mengukir cinta melalui dosa :)
Langganan:
Komentar (Atom)