memasuki usia remaja, seseorang akan diperkenalkan dengan istilah pubertas, dimana pada masa itu seseorang akan merasakan yang namanya suka terhadap lawan jenis, mulai mencari jati diri dan mulai memiliki padangan ke depan. lebih tepatnya sudah akil baligh.
nah, dalam masa-masa itu seseorang akan mulai dapat jatuh cinta dan... pacaran. usia remaja sering dikaitkan dengan cinta monyet. Cinta monyet diistilahkan karena cinta yang datang karena keisengan saja, misalnya suka sama lawan jenis karena dia kece, tajir, cakep, pinter atau hal lain. tapi sampe sekarang juga gue belum tau kenapa harus monyet yang jadi aplikasinya. hahaha
beranjak dewasa, seseorang akan mulai mengetahui jati dirinya dan tidak menutup kemungkinan mereka sudah bisa menentukan jalan hidupnya. Hal ini dapat diartikan karena proses yang mereka lalui membuat pola pikir sudah stabil dan tidak mudah dipengaruhi orang lain, sehingga kadang-kadang seseorang sudah bisa menguasai keadaan dirinya sendiri, bisa diartikan mandiri.
usia-usia matang membuat seseorang berfikir tentang jodoh. banyak orang mengartikan mencari jodoh haruslah dengan proses yang panjang. mulai dari koleksi, seleksi hingga resepsi. mulai dari kenalan, pedekate-an, jadian sampe nikahan. istilahnya pacaran. tapi apa mungkin pacar kita yang sekarang bakal jadi pasangan halal kita nantinya? :)
Jodoh kita sudah ditetapkan Allah dalam catatan Nya. tinggal lagi kita memantaskan diri bila ingin dapatkan yang hakiki. mau beli barang eksklusif, harus siapin duit banyak. mau dapet jodoh yang keren, harus dengan kesiapan amal yang memadai. nikah kan penyempurna ibadah, ibaratnya dalam level 1-10, kamu harus melewati 1 sampai 9 dulu, baru dapat menuju level 10, iya kan?
artinya, dalam level-level kehidupan hendaknya kita naik dengan tangga yang jelas, sehingga tidak mudah amblas.
Kembalikan semua pada Allah, kita hanya pengusaha, orang yang berusaha.
semoga kita tidak mengukir cinta melalui dosa :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar