Gue mulai bergabung dengan sekumpulan orang-orang yang
dikenal dengan Mapala SABAK sejak tahun 2008. Sejak gue menjadi salah seorang
mahasiswa kece dari jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya.
Sebenarnya, gue udah berkecimpung dengan dunia kepecintaalaman sejak gue masih
SMA, dan memutuskan menjadi Mapala adalah keputusan yang gue rasa mendadak.
Awal perkuliahan, gue udah memutuskan untuk enggan
berkecimpung dengan dunia Mapala. Alasannya simple,
gue-udah-pernah-didiksar-dan-gue-ga-mau-lagi. Seingat gue, dulu gue dikasih
formulir pendaftaran sama salah seorang anggotanya, gue terima aja lalu gue
simpan. Singkat cerita, gue tetep kekeuh untuk enggak mau terlibat dalam bentuk
apapun tentang Mapala. Gue berusaha
ngehindar dari orang-orangnya. Sampai akhirnya, gue ga sengaja ketemu
dengan Ketua Umum Mapala SABAK yang saat itu dipegang oleh Kak Rockend Roy.
Saat itu beliau hanya bilang, “anak Sispala kok ga berani ikut Mapala? Cemen
ah!.” Ketika denger itu, gue langsung ngerasa sedang mengalami serangan mental
yang menjatuhkan, dan dengan tegas gue langsung jawab “Besok gue kembalikan
surat formulir itu!”
Tahapan-tahapan diksar gue laluin bersama dengan 2 orang
lainnya, yang bernama lapangan Kucil dan Kupret. Enggak mudah bagi kita bertiga
untuk ngelakuin semuanya. Kita semua perempuan dan sanggup ngejalanin diksar
hingga akhir. Saling support ketika bener-bener udah jenuh dengan keadaan yang
terjadi selama diksar. They’re my soul…
Waktu berjalan tanpa malu-malu. Dan akhirnya gue sadar gue
enggak bisa sepenuhnya lagi untuk berada di tengah-tengah hangatnya suasana sekret.
Sampe sekarang, 2014, gue udah punya beberapa adik. Ada 5 angkatan di bawah
gue. Dan untungnya gue masih bisa bercanda bareng mereka yang masih aktif. Gue yang
dulu menjadi adik bungsu, sekarang sudah jadi kakak. Sudah saatnya bagi gue
untuk enggak terlalu lagi mencampuri urusan adik-adik, mereka harus mandiri dan
pastinya ga boleh malu-malu untuk berkreasi.
Selamat bergabung adik-adik baru, selamat berjuang untuk selalu
bersama-sama mengharumkan SABAK kita. Kami di sini berbangga memiliki kalian. Menjelajahlah,
kibarkan bendera SABAK di puncak-puncaknya!
Salam rindu,
17-090123/Azimuth
Tidak ada komentar:
Posting Komentar